Tampilkan postingan dengan label Jogja Lovers. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jogja Lovers. Tampilkan semua postingan

Selasa

YOT Walk Memperingati Hari AIDS Se-Dunia
















Memperingati hari AIDS se-dunia yang jatuh tepat pada tanggal 1 Desember 2013, Young On Top Yogyakarta mengadakan #YOTWalk bertemakan "Jalan Sehat dan Bersih Jalan."

#YOTWalk diadakan di sepanjang Jalan Malioboro Yogyakarta, dimulai dari depan Hotel Ina Garuda dan finish sampai titik 0 km Yogyakarta. 

Young On Top Yogyakarta, dalam #YOTWalk ini, juga mengajak YOTers, anak-anak muda Yogyakarta, dan komunitas-komunitas yang concern di bidang lingkungan dan kesehatan, diantaranya Earth Hour Jogjakarta, HiLo Yogyakarta, Green Technology, L-Men Yogyakarta, Jogja Berkebun, Yayasan KAGEM, dan masih banyak lagi yang lain.

Young On Top Yogyakarta mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh YOTers yang terlibat, para media partner dan instansi pemerintah, teman-teman komunitas, yang semuanya telah ikut membantu mensukseskan kegiatan ini. Mari terus jaga kontak, jaga semangat, untuk kolaborasi dan beraksi!

Project #YOTWalk ini didukung oleh Badan Lingkungan Hidup Provinsi DI Yogyakarta, Hotel Inna Garuda, Kedaulatan Rakyat, Tribun Jogja, Jogja TV, Adi TV, Jogjaku, dan Jogja Wisata

See you on TOP!

Minggu

Jadi Pemuda Aktif Ala YOT - Jawa Pos



Alhamdulillah, Jum'at kemarin (15/11/13) YOT Yogyakarta berkesempatan tampil di rubrik Town Square Radar Jogja | Jawa Pos. Saya sangat berterimakasih kepada saudara Rygen dan Aris yang sudah bersedia meliput.

Liputan YOT Yogyakarta kali ini adalah seputar menjadi pemuda aktif. YOT Yogyakarta mengajak anak-anak muda Jogja untuk saling belajar dan berbagi melalui berbagai diskusi dan kegiatan positif. Semangat YOT Yogyakarta ini direpresentasikan dalam berbagai YOT Class yang diadakan tiap bulan. Melalui YOT Class, YOTers, panggilan akrab anggota YOT, bisa bertukar pengetahuan baru yang didapat dari pengalaman sehari-hari.
Dalam setiap sesi YOT Class, YOT Yogyakarta selalu menghadirkan inspirator-inspirator yang punya prestasi di bidangnya.

Senang sekali rasanya, komunitas yang hampir genap setahun di Jogja ini mulai melangkahkan kakinya ke pentas yang lebih besar.

Ya, dengan penambahan sejumlah personil pengurus, YOT Yogyakarta siap membuat beberapa kegiatan positif untuk anak muda Jogja. Nantikan saja beritanya ya kawan :)

Selasa

Let's talk about #passion


Sebelum rehat malam ini, saya mau mencoba berbagi renungan dengan teman-teman di seentaro negeri. Kali ini saya ingin berbagi pemikiran tentang makna berkarya. Saya teringat dengan nasehat salah seorang guru di kampus, bahwa membuat setiap apa yang kita lakukan sebagai sebuah mahakarya, maka kepuasannya akan berbeda, hasilnya pun akan berbeda. 

Berkarya bukan berbicara tentang benefit atau uang yang dihasilkan dari suatu tugas atau pekerjaan,tapi kebanggaan setelah melakukannya. Sesuatu yang membuat kita bisa berkata "we have did it!" Maka kita pun akan melakukannya dengan sepenuh hati dan semaksimal usaha. Apalagi yang kita kerjakan itu memang menjadi bagian dari passion kita. Ketika mengerjakannya, membuat hati riang. Dan setelah selesai pikiran menjadi senang.  

Berbicara mengenai passion, beberapa teman membenarkan bahwa mengerjakan sesuatu yang jadi passion kita akan membuat kita merasa hidup. Hidup dengan cara yang selalu menyenangkan tiap waktunya. Karena memang kita senang mengerjakannya. Dan sesuatu itu bisa bermanfaat buat diri kita, terlebih juga orang lain. 

Belajar dari pengalaman beberapa teman, terkadang mengerjakan mengerjakan hal yang menjadi passion kita, bisa menjadi ruang refreshing dikala tugas-tugas menumpuk ataupun suasana hati sedang jenuh. Semacam meletupkan energi kala engine kita sedang down.

Jika kita sudah menemukan apa yang menjadi passion kita, ada baiknya untuk mengembangkannya. Caranya dengan sharing bersama teman-teman sejawat yang memiliki passion sama. Obrolan-obrolan dengan teman sejawat bisa membantu kita menemukan ide baru. Ide-ide yang membuat kita bisa berkarya atau memberi solusi terhadap suatu permasalahan, sesuai dengan bidang yang kita tekuni.

Obrolan juga akan bisa lebih berkembang jika teman-teman sejawat yang punya passion sama tersebut, punya latar belakang bidang yang berbeda.  Ide awal yang sederhana bisa jadi makin kaya ketika diberi tambahan bermacam-macam perspektif. Memperbanyak obrolan positif dengan banyak orang positif akan membantu mengembangkan ide kita. Obrolan akan memperkuat ide kita.

Nah, jadi mulai sekarang, yuk kita mulai menyelami passion kita, lanjutkan dengan sharing bersama teman-teman positif, temukan ide-ide keren dan eksekusi bareng-bareng. Keliatannya, akan selalu menjadi hal yang seru deh. Gimana menurut rekan-rekan?


Sabtu

Ketulusan Warga Jogja



Ada cerita menarik pagi ini, moga menginspirasi....

Seperti biasa, pagi hari saya berjalan-jalan di sekitar kosan. Walaupun secara administratif masuk dalam wilayah Pemerintah Kota, namun daerah tempat saya tinggal tidak begitu ramai seperti layaknya wilayah lain. Suasana kampung masih kental terasa. Setiap pagi masih banyak warga yang berjalan jalan untuk merenggangkan badan. Di pinggiran jalan, beberapa ibu-ibu menjajakan jajanan tradisional dan sarapan pagi. Bapak-bapak penjual soto juga tampak menikmati racikan masakannya. Dagangan mereka tak pernah sepi. Benar-benar nafas kehidupan penuh harmoni.

Setelah berlari-lari kecil memutari perkampungan, tak beberapa lama saya dikejutkan dengan suara keras. 

Brakkkk.....

Sebuah kecelakaan terjadi tak jauh di depanku. Seorang gadis muda tampak terkapar di jalan. Posisi kepala belakang membentur aspal. Beruntung, helm putih si gadis masih melekat kuat. Sehingga dapat meredam kerasnya energi yang menghantam. Saya tidak melihat persis kronologi kejadian. Karena kecelakan itu begitu cepat. Secepat laju kendaraan si gadis.

Serentak ibu-ibu dan bapak-bapak yang ada di sekitar lokasi langsung menghampiri gadis tersebut. Membopongnya ke pinggir jalan. Memberikan pertolongan pertama dan berusaha menenangkan kondisi. Si gadis tampak masih terkejut dengan kejadian yang menimpanya. Seorang bapak paruh baya segera membawakan air putih dari dalam rumahnya. Seorang ibu memastikan kondisi tubuh si gadis tidak terluka parah. Seorang bapak lainnya berusaha menegakkan tubuh si gadis dan melepas helm yang dikenakannya. Seorang ibu yang lebih muda mengusap-usap kening si gadis dan mengajaknya bicara. 

Tak lama, si gadis mulai tampak tenang. Bernafas pelan teratur. Dan mampu menjawab. Ia berterima kasih dan mengatakan dirinya tak apa-apa. Alhamdulillah..

Saya tertegun mengamati kejadian itu. Dalam hati saya mensyukuri dapat menyaksikan kejadian pagi ini. Saya bersyukur menjadi saksi kebaikan dan ketulusan dari bapak-bapak dan ibu-ibu tersebut. Kebaikan dan ketulusan yang mungkin mulai luntur di tempat lain. 

Yeah, Yogyakarta di balik pacu derap langkahnya, tetap tak meninggalkan jati dirinya. Selalu menawarkan senyum tulus bagi siapa pun yang menghampirinya.

Yogyakarta selalu berhati nyaman. Bagi siapapun. Semoga sampai kapanpun. 
Terimakasih, saya belajar sesuatu hari ini...

Senin

Senyum Untuk Desa Ngloro Berhasil Digelar


Alhamdulillah, akhirnya program sosial Senyum Untuk Desa berakhir sudah. Banyak hal yang kami dapatkan selama menjalani program ini. Suka duka ketika menggarap  proyek sosial ini menjadi pengalaman berharga yang tak akan terlupakan selama hidup.
Senyum Untuk Desa adalah program Social Responsibility  yang diinisiatori oleh rekan-rekan mahasiswa UIN Sunan Kalijaga. Program ini tercetus bertepatan dengan momentum libur puasa dan lebaran tahun 2012. Di awal-awal obrolan, kami berfikir untuk melakukan sesuatu hal yang bermanfaat untuk mengisi liburan panjang ini. Kegiatan tersebut juga tidak hanya memberikan manfaat untuk diri sendiri, tapi juga untuk orang lain yang lebih banyak. Akhirnya setelah beberapa kali bertemu, tercetuslah program  ini. Berikut beberapa dokumentasi kegiatan yang berhasil kami selenggarakan.

Bantuan pengadaan air bersih untuk Masjid desa.

Mengajar di Sekolah Dasar (SD) Dusun Ngloro.

Silaturahim & buka puasa bersama takmir masjid untuk evaluasi program pengajaran TPA.

Belajar bersama tentang berbagai hal di Sekolah Dasar (SD) Dusun Ngloro,

Berfoto bersama anak-anak setelah mengajar di Sekolah Dasar (SD) Dusun Ngloro,

Pembinaan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) di Dusun Ngloro.

Turut menyemarakkan Ramadhan & Idul Fitri 1433 H dengan pembuatan spanduk
"Marhaban ya Ramadhan & Idul Fitri".


Stand Bazar Ramadhan menyediakan sembako murah dan pakaian layak pakai.
Ibu-ibu bersabar mengantri untuk penukaran kupon Bazar Ramadhan.

Ibu-ibu dan remaja putri memilih pakaian layak pakai untuk dibawa pulang.

Penulis bersama Bapak Sugiyatno, kepala Dukuh Ngloro.



Tak lupa kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh donatur yang telah menyisihkan sebagian dari rezekinya untuk mendukung program Senyum Untuk Desa ini. Semoga di lain kesempatan, kita dipertemukan kembali untuk berbagi kebahagiaan bagi sahabat-sahabat kita di desa.

Kamis

Kaos KKN UIN Sunan Kalijaga Angkatan 77


Wah, tak terasa KKN 77 UIN Sunan Kalijaga udah selesai. Banyak kenangan yang tak terlupakan bersama teman-teman kelompok, remaja dan warga masyarakat di lokasi KKN. Yang terpenting adalah bagaimana upaya kita menjaga silaturahim agar tidak terputus, agar pintu rezeki tetap terbuka untuk kita. 

Abadikan kenangan KKN mu dengan kaos keren. Yang bisa kamu pakai kemanapun, berfoto ria dimanapun bersama sahabat-sahabatmu. Hanya dengan Rp 40.000 untuk kenangan terindahmu.

Langsung ambil HP mu, dan pesan sekarang juga ke

DIHAN [ 0857 4370 5841 ]
MUFID [ 0857 4234 2030 ]

Ukuran yang tersedia, S, M, L, dan XL.
Yuk, jangan lewatkan kesempatan berharga ini :)

Persembahan terbaik, dari COLORFULL CLO.TH.INC


Rabu

Perhumas Muda Yogyakarta Berganti Nahkoda







Hari Selasa malam, 11 September 2012 kemarin menjadi momentum penting bagi Perhimpunan Humas Muda Yogyakarta (PMY). Memasuki tahun ketiga usianya, organisasi yang mewadahi mahasiswa Ilmu Komunikasi konsentrasi Public Relations (PR) dari seluruh kampus di Yogyakarta ini memilih ketua baru untuk melanjutkan roda organisasi selama satu tahun kedepan.

Dalam acara Halal Bi Halal yang berlangsung di Angkringan Teraz, Seturan, Yogyakarta ini, terpilihlah Panggah Pambudi dari UPN “Veteran” sebagai ketua umum periode 2012-2013. Panggah terpilih melalui sistem voting selama dua putaran, setelah mengalahkan empat kandidat lain dari kampus-kampus yang menjadi anggota PMY, diantaranya Durrotul Mas'udah (UIN Sunan Kalijaga), Angelina Linda Dian Hartono (UAJY), Andrian Yulianto (UGM), dan Herni Putrianti (UMY). Para kandidat adalah anggota aktif PMY yang ditunjuk oleh anggota lain untuk mewakili kampus masing-masing menjadi calon ketua. Mereka adalah mahasiswa yang aktif dalam berbagai kegiatan di kampusnya dan yang diselenggarakan oleh PMY. Menurut ketua panitia, Beni Wijaya (UIN Sunan Kalijaga), acara ini bertujuan untuk regenerasi pengurus sebagai pelanjut  tongkat estafeta PMY. “Pengurus periode sebelumnya sebagian telah menjadi mahasiswa tingkat akhir, bahkan beberapa sudah diwisuda dan bekerja. Sehingga dirasa perlu menyelenggarakan pemilihan ketua baru untuk melanjutkan estafeta organisasi,” tambah Beni.

Acara dimulai dengan silaturahim dan berma’af-ma’afan dalam suasana Idul Fitri yang diikuti oleh seluruh anggota yang hadir. Dilanjutkan dengan laporan pertanggungjawaban dari seluruh divisi periode kepengurusan 2011-2012 dibawah kepemimpinan Mufid Salim (UIN Sunan Kalijaga).
“Alhamdulillah, periode kepengurusan kami sudah berjalan dengan maksimal. Banyak kegiatan pengembangan keilmuan PR yang berhasil kita selenggarakan. Kami berharap prestasi ini dapat terus dipertahankan oleh pengurus selanjutnya”, ungkap wakil ketua PMY, Ayudha Ghora Dhira (UGM) dalam laporan pertanggungjawabannya.

Acara kemudian berlanjut dengan pemaparan visi dan misi dari para kandidat. Mereka dituntut untuk dapat meyakinkan para anggota, bahwa mereka layak dipercaya untuk memimpin organisasi selama satu tahun. Acara berlangsung secara interaktif dan meriah. Semua anggota yang hadir diberi kesempatan untuk bertanya langsung tentang program kerja dan gaya kepemimpinan mereka jika mereka benar-benar terpilih. Masing-masing kandidat memiliki pendukung yang solid. Sehingga para kandidat berusaha menarik hati anggota lain melalui paparan visi dan misi jika mereka terpilih sebagai ketua.

Panggah dan Durrotul bersaing cukup ketat pada pemungutan suara putaran pertama. Sehingga mereka lolos sebagai kandidat dua besar. Pada putaran kedua, Panggah berhasil mengumpulkan dua suara lebih banyak di banding Durrotul. Dalam visinya, Panggah berkomitmen untuk membangun sinergitas antara pihak internal dan pihak eksternal PMY untuk mengembangkan pengetahuan kehumasan bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi di Yogyakarta.

PMY merupakan organisasi profesi bagi mahasiswa yang memiliki minat di bidang PR. Semenjak pembentukannya pada bulan Mei 2010, PMY rutin menyelenggarakan acara-acara diskusi serta seminar tentang PR di kampus-kampus di Yogyakarta. Dalam satu tahun kepemimpinan Mufid, PMY telah menyelenggarakan beberapa kegiatan diantaranya diskusi tentang PR antar mahasiswa, pelatihan public speaking, Study Excursion (kunjungan) ke beberapa perusahaan di Jakarta, seminar Prospek dan Tantangan PR di Perusahaan Tambang, talkshow Tren Pariwisata di Thailand, dan talkshow Tren PR di Indonesia. Hingga saat ini, anggota PMY berjumlah total 52 orang dari enam kampus di Yogyakarta. Kedepannya, pengurus menargetkan untuk merangkul lebih banyak lagi anggota dari berbagai kampus yang belum bergabung.

“Tanggungjawab mengembangkan ilmu PR di Yogyakarta bukan hanya milik satu kampus, tapi merupakan tanggungjawab bersama semua kampus yang ada. Sehingga kami mengajak para mahasiswa untuk turut merasakan atmosfir dan manfaat yang sama melalui organisasi profesi di tingkat mahasiswa”, tegas Prayudi Ahmad, Ph.D, pembimbing PMY sekaligus anggota Perhumas Badan Pengurus Cabang (BPC) Yogyakarta.

Perhumas Muda juga terdapat di kota-kota lain seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya dan Malang. Masing-masing memiliki kepengurusan dan anggota dari kampus-kampus yang ada di tiap kota tersebut. Perhumas Muda merupakan organisasi yang dibina langsung oleh Perhimpunan Hubungan Masyarakat (PERHUMAS), himpunan praktisi dan akademisi PR di Indonesia yang sudah berdiri sejak tahun 1972.  Untuk wilayah Jogja, PMY di bimbing oleh Perhumas BPC Yogyakarta.

Akhirnya, banyak harapan ditujukan kepada kepengurusan Panggah Pambudi. Semoga dengan semangat dan amunisi baru, dapat terus membawa kapal PMY berlayar lebih jauh lagi. Selamat berjuang dan berkarya, nahkoda baru PMY. Do’a kami menyertaimu.


Kamis

Wallpaper KKN 77 UIN Sunan Kalijaga 2012


Sambil menjalani kegiatan Senyum Untuk Desa, saya berinisiatif saja untuk membuat wallpaper ini. Tujuannya, agar laptop selalu tampak update & ceria dengan setiap kegiatan yang dilakukan. Untuk teman-teman yang ingin men-download, saya persilahkan.
Selain membuat wallpaper, saya pun memproduksi sticker untuk membantu pendanaan program. Siapa tahu ada sebagian teman-teman yang tertarik untuk memiliki :)

Sabtu

Senyum Untuk Desa


Mengajar di Sekolah Dasar (SD) Dusun Ngloro

Belajar bersama tentang berbagai hal di Sekolah Dasar (SD) Dusun Ngloro

Berfoto bersama anak-anak setelah mengajar di Sekolah Dasar (SD) Dusun Ngloro

Pembinaan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) di Dusun Ngloro

 Turut menyemarakkan Ramadhan & Idul Fitri 1433 H dengan pembuatan spanduk
"Marhaban ya Ramadhan & Idul Fitri"


Mengabdi & berbagi untuk saudara kita di desa

Hallo brother n sister, 
dalam rangka memperingati bulan suci Ramadhan, saya & teman2 UIN Sunan Kalijaga mengadakan kegiatan positif & proaktif untuk adik-adik & remaja di pedesaan Ngloro, Gunung Kidul, Jogja. 

Karena lokasi yg terpencil, mereka tidak bisa mengenyam pendidikan formal hingga maksimal. Setelah tamat SMP, sebagian besar langsung kawin ataupun bekerja, sebagai buruh kasar di Jogja. Pemahaman agama masyarakat masih terbatas. Terbukti, tiap sholat jum'at, hanya 1 shaff yang terisi oleh jama'ah. Kesadaran untuk berwirausaha secara mandiri juga masih kecil. Padahal banyak potensi ekonomi yang bisa di kembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Contohnya seperti singkong yang sangat melimpah di desa ini.

Kami mencoba berbuat sesuatu yang sederhana untuk memberi solusi masalah sosial ini. Yaitu dengan cara memberikan:
- Pelatihan dasar-dasar komputer untuk anak-anak dan remaja, 
- Pelatihan keterampilan membuat kreasi dari kain flanel, 
- Pelatihan teknik mengajar bagi guru-guru TPA
- Pelatihan pengembangan usaha produksi kripik bagi ibu-ibu PKK
- Pelatihan wirausaha bakso bagi remaja desa
- Pengadaan prasarana masjid & musholla

Agar kegiatan tersebut berjalan dengan maksimal, kami membutuhkan bantuan donatur untuk meringankan biaya operasional kegiatan. Bantuan dapat berupa uang tunai,  buku-buku penunjang, Al-Qur'an & Iqra', ataupun peralatan penunjang pengajaran (papan whiteboard, spidol, meja kecil dll)

Bagi yang ingin berbagi kebahagiaan kepada saudara-saudara kita di desa pelosok Gunung Kidul, dapat menghubungi saya di nomer 0857 4234 2030.
Juga dapat langsung mentransfer ke Rekening Bank BRI 0410-01-009319-50-4

Ayuk, kita beramal untuk sesama. Karena sebaik-baik manusia, adalah yang bermanfaat untuk manusial lainnya :)

Terimakasih banyak ya.
Selamat beribadah puasa, mari banyak beramal.


Selasa

My Photograph on Vote#12 Mandala Krida








Ini adalah beberapa foto yang berhasil saya dapat ketika konser bertemakan Vote#12. Konser yang bertempat di Stadion Mandala Krida Yogyakarta ini di selenggarakan oleh siswa-siswi SMA Negeri 1 Yogyakarta. Dalam rangka malam perpisahan bagi kelas 12 yang akan melanjutkan pendidikan ke Universitas. Hadir dalam kesempatan ini bintang tamu dari band lokal dan nasional, seperti Display, The Product Gagal, Captain Jack dan Netral.

Mengabadikan momen konser memiliki tantangan tersendiri. Selain kita dituntut jeli untuk menangkap momen yang menarik. Misalnya ketika menangkap momen ketika asap buatan muncul diselingi permainan lampu latar yang meriah.
Peralatan kita juga dituntut memadai. Karena setiap konserp pasti penuh sesak dengan penonton. Disaat inilah, lensa tele sangat berguna. Selamat mencoba kawan :)

Minggu

My Photograph on Jogja Japan Week 2012

Belajar Kanji- Beberapa pengunjung tampak belajar menulis Kanji,
huruf tradisional Jepang, pada Jogja Japan Week (JJW) 2012.
Pameran budaya Jepang menjadi daya tarik yang di hadirkan dalam
perhelatan tahunan kerjasama DIY-Kyoto sebagai Sister Province (provinsi saudara),
5-8 Juli, di Jogja National Museum Yogyakarta. Minggu (8/7)
Kimono -  Beberapa pengunjung tampak berpose mengenakan kimono,
pakaian tradisional Jepang, yang disewakan pada Jogja Japan Week (JJW) 2012.
Pameran budaya Jepang menjadi daya tarik yang di hadirkan dalam
perhelatan tahunan kerjasama DIY-Kyoto sebagai Sister Province (provinsi saudara),
5-8 Juli, di Jogja National Museum Yogyakarta. Minggu (8/7)